Setiap kali mengikuti pelepasan calon wisudawan, selalu ada dua rasa yang datang bersamaan: senang sekaligus sedih. Senang karena mereka akhirnya menyelesaikan studi dan menuntaskan satu fase penting dalam hidupnya; sedih karena setelah itu kami akan berpisah dan tidak lagi sesering dulu bertemu di ruang-ruang perkuliahan. Namun, begitulah siklus kehidupan seorang dosen. Pada akhirnya, kebahagiaan terbesar adalah ketika melihat mahasiswa lulus, melangkah menuju fase berikutnya, kemudian sukses dan mampu memberi manfaat bagi dirinya maupun lingkungan di sekitarnya.
Sebagai pembimbing tugas akhir, baik skripsi maupun jalur non-skripsi berupa artikel ilmiah, saya selalu berusaha mengedepankan proses, bukan sekadar hasil. Sebab melalui proses itulah mereka belajar disiplin, menghargai usaha sendiri, bertanggung jawab, dan gigih dalam mencari ilmu. Mungkin itu pula sebabnya setiap kali memberikan revisi, saya masih setia dengan coretan pulpen biru agar mudah dilihat dan dibaca. Jika revisi dilakukan melalui file, catatan dan bagian penting biasanya saya tandai dengan blok warna kuning.
Selamat menempuh babak baru bagi teman-teman yang akan mengikuti wisuda periode Oktober. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal, dan kesuksesan serta kebaikan senantiasa menyertai langkah kalian






.jpg)
